Afief Yona Ramadhana

Part Time Developer – Full Time Husband

Web Developer yang gemar bermain dengan javascript dan HTML5. Namun sesekali bercanda dengan Unity dan C#. Menulis blog untuk meninggalkan jejak sebagai manusia biasa.
27 May 2016
Spotify Playlist

My Spotify Playlist

Satu lagi yang menarik dari Spotify, Recomended Songs. Ketika membuat playlist, di bagian bawah daftar lagu playlist itu bakalan ada daftar lagu yang setipe. Gak jarang lagu-lagu itu juga asik dan cocok. Salah satu playlistnya yang gue buat disini

01 May 2016
Civil War

Sorry, Cap! I’m #teamIronMan

Civil War jadi film paling emosional di MCU. Di film awal-awal dulu, selalu penasaran dengan capabilities, kemampuan super, dan strategi mengalahkan lawan dari setiap superhero yang ada. Di film ini, bukan lagi melulu soal itu.

Meski Captain America jadi sosok utama yang harus menyelamatkan temannya, tapi konflik batin paling dalam justru ada di Tony Stark. Rasa bersalah atas kejadian Sokovia membuat Tony sedikit melembek, meskipun masih tersisa sifat arogan di beberapa adegan. Dan kemudian memuncak ketika tahu Bucky adalah pembunuh orang tuanya. Udah mah mereka sulit dikondisikan, ditambah berita itu, siapapun berada di Pihak Tony bakal merasakan emosi yang sama.

Di pihak Captain, dari sudut pandang gue, justru sedikit mengecewakan. Steve Rogers cuma punya satu tugas dan hanya satu, menyelamatkan temannya, Bucky Barnes. Tapi di akhir movie, si Bucky justru dibekukan karena khawatir tidak bisa mengontrol emosi dan pikirannya kembali. Trus ngapain? Kapan mereka mau temenan lagi? :P

Diluar mereka berdua, gue sedikit terkesan dengan Spiderman. Peran Spiderman disini ternyata cukup panjang, meskipun tidak terlalu penting. Justru peran Ant-Man yang ternyata lebih sedikit dari perkiraan. Lalu Black Panther, cukup menyita perhatian dengan kuku tajam dan fasilitas yang ia punya.

Film ini gue kasih nilai 98/100. Balutan emosi dan politiknya emang bener-bener kental. Tapi diselingi action yang gak bosenin. Alhasil selama dua jam setengah lebih nonton rasanya gak monoton apalagi ngantuk.

Banyak temen-temen gue, terutama bagi yang baca komiknya sedikit kecewa dengan Civil War yang melenceng dari komiknya. Gue sendiri bukan pembaca komik, itu membuat gue gak berharap seperti apa yang ada di komiknya, lawong cerita di komiknya aja gak tau.

MCU memang dibuat berdasarkan komik, tapi bukan sesuai dengan komik. Pendekatan cerita untuk layar lebar dengan halaman komik tentu berbeda. Sehingga gue yakin banget, kalau Civil War dibuat plek sama dengan komik, gak akan semenarik yang sekarang. Karakter yang terlalu banyak justru akan membuat setiap karakter tenggelam dan gak menonjol. Sama seperti X-Men, banyak mutan super, tapi karakternya sendiri gak terlalu kuat di filmnya. Alhasil yang paling diinget ya Wolverine :)

23 Apr 2016
Capture

Git Flow

Beberapa hari yang lalu, gue baca tulisan ini. Gue sempet terenyuh menyadari bahwa itu adalah tulisan tahun 2010. Udah lumayan lama gue pake git, dan baru beberapa hari yang lalu menyadari bahwa git flow itu ada untuk mempermudah kehidupan kita. Dan gue juga sadar bahwa selama ini flow yang gue lakukan di git cukup mirip dengan gitlab flow. Hanya saja memang butuh beberapa revisi untuk lebih rapi.

Dan yes. Gitlab dan Github punya flow yang berbeda. :D

Sejak saat itu, yang gue lakukan dengan git di projek gue adalah :

  1. Buat project, commit di master hingga satu sprint selesai.
  2. Revisi? pasti. Bikin branch baru, sprint revisian di branch itu.
  3. Beres revisi, merge ke master.
  4. Buat tag ketika selesai satu versi dan publish/update di live.
  5. Lakukan hal yang sama untuk fitur baru dan bug.

 

22 Apr 2016

My Spotify Playlist

Beberapa minggu lalu hardisk komputer kantor gue mati. Semua data raib. Beruntung gue pake git dan semua project paling update ada di server. Tapi sayang semua lagu mp3 yang entah gue lupa file-filenya dapet darimana aja, hangus.

Dan sejak saat itu, gue mulai berkenalan dengan JOOX. Layanan streaming musik online ini punya pustaka musik yang komplit. Tapi gak berselang lama, datang Spotify. Gue iseng coba, dan sejak itu langsung berpaling ke Spotify karena punya koleksi musik kesukaan gue yang lebih lengkap.

Playlist

Playlist yang ada di spotify lumayan asik. Dan gue juga bisa bikin playlist sendiri tentunya.

Diatas playlist gue kalo pagi. Lagu-lagunya asik didengerin tanpa ganggu konsentrasi.

24 Mar 2016
12901462_10209191113239259_2187529411404363996_o

Is She With You?

YA! Batman V Superman

Singkatnya : Jangan Sampe Telat Masuk Studio-nya.

Bagian paling dalem dari film ini justru ada di menit-menit pertama. Menit-menit dimana aura dari Trilogi Batman kerasa banget. Dan Ben Afflect, almost perfect!. Batman jadi karakter paling keren sekaligus paling sentral di Film ini. Yaiya lah, wong dari judulnya aja Batman disebut duluan.

Tapi sayangnya, karakter Batman sedikit berbeda dari sebelumnya. Aura Batman yang selalu dihadapkan dengan “Moral Dillema” ilang. Di film ini Batman gampang banget nembakin senapan dan machine gun ke banyak orang. Jadi lebih keren sih 💃💃💃, dan mungkin juga jadi masuk akal mengingat dia banyak kehilangan orang akibat perkelahian rivalnya.

Superman? Yah, Superman tetaplah Superman. Dramanya dengan Loin Lane cukup ganggu dan nanggung. Gak ada bagian lain yang bikin gue wow melihat Superman. Karna dia emang udah super, dan ngeliat dia ngelakuin hal super, itu biasa. Bagian yang menarik dari Superman ketika di tengah film. Dimana filmnya lebih berasa Political Thriller yang menyeret dia apakah dia alien yang patut ditakuti, atau ditemani. cie elah ditemani.

2652

Wonder Woman. The hype is strong with this one! Belakang gue sampe tepuk tangan ketika superhero yang bakal banyak kena sensor kalo masuk TV Indonesia ini ujug-ujug keluar dengan tamengnya. Gal Gadot + Wonder Women = Perfect!. Gak ada bagian yang gue gak suka dari penampilannya di film ini kecuali satu (gak nyambung juga si). Kenapa nama asli Wonder Women itu Diana Prince dan diperankan oleh wanita bernama Gal Gadot? Padahal Gal Gadot itu nama yang bagus untuk sesosok superwoman. Kayanya lebih cocok nama asli Wonder Women itu Gal Gadot, karna sudah hidup ratusan tahun. Dan di film ini diperankan oleh Diana Prince. 👻

18 Dec 2015
Capture

Error Handling Demi Kemaslahatan Umat

Sore ini di timeline nemu berita mengejutkan. Tentang seorang guru yang meninggal akibat serangan jantung setelah pekerjaannya input rapor online hilang ketika dicek satu persatu.

Kalo dilihat dari sisi korban, mungkin korban sedang terlalu lelah hingga hal itu bisa terjadi. Itu memang musibah. Tapi, dari sudut pandang gue sebagai developer, ada hal-hal kecil yang sebenarnya bisa ditangani agar kejadian tersebut (input rapor online hilang) tidak terjadi.

Kejadian tersebut ngingetin gue ke program try-out online yang diadakan secara offline di sebuah kampus. Gue diundang dosen buat bantu acara tersebut, tapi bukan sebagai developer yang mengembangkan aplikasi web onlinenya, tapi hanya bantu-bantu guide siswa peserta untuk menggunakan web tersebut.

Ada satu kesalahan fatal di aplikasi web tersebut. Data jawaban dari soal-soal yang dikerjakan siswa dikirim dengan method POST melalui element FORM HTML biasa yang membuat halaman aplikasi web akan terefresh ketika melakukannya.

Dua tiga siswa berhasil input jawaban ke server dan mendapatkan skor. Tapi sisanya, karna kebanyakan siswa selesai bersamaan, BOTTLENECT!. Data siswa gagal terkirim ke server. Dan karna method pengirimannya membuat halaman terefresh, maka muncul halaman browser kosong. Ketika tekan tombol back, form jawaban kebanyakan siswa hilang. Banyak siswa panik. Try-Out kacau. Developernya pusing. Gue pulang :)

Dari dua kejadian itu, satu hal yang harus benar-benar diperhatikan oleh developer. Error handling. Hal tersebut harus jadi prioritas bagi developer. Kapan kira-kira aplikasi akan error karna kesalahan koding, atau karna user error.

Dari kasus gue misalnya, developer bisa handling data siswa dengan menyimpannya di localStorage. Lalu pengiriman data menggunakan AJAX secara berkala sehingga tidak membutuhkan refresh user. Dengan menyimpan data di localStorage, bahkan bila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti batre laptop mati, ketika laptop dihidupkan kembali, data masih bisa di restore.

17 Dec 2015

Le Petit Prince – Suis Moi

Playlist Kamis kali ini jatuh ke Suis Moi. Salah satu soundtrack dari film Le Petit Prince. Le Petit Prince adalah sebuah film animasi yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama.

Meskipun seperti film anak-anak, tapi film ini justru lebih mengena bagi orang dewasa yang menontonnya. Pesan moral paling ngena bagi gue dari film ini adalah, jangan pernah lupa dan melupakan ketika tumbuh dewasa. Di beberapa adegan sendiri gue sempet beberapa kali nyesel udah grow up. Tapi asalkan masih punya impian setinggi bintang dilangit, dan imajinasi yang sanggup melawan arus kehidupan yang monoton, harus tetap semangat dan jangan pernah melupakan masa kecil. halah. begitulah.

10 Dec 2015
5-1-1399210763

Playlist Kamis : Short Change Hero

Playlist Kamis minggu ini gue pilih Theme-Songnya Borderlands 2, Short Change Hero. Short Change Hero ada pada album The House That Dirt Built yang di release oleh Band Indie Rock asal Inggris, The Heavy. The Heavy sendiri merelease album pertamanya Tahun 2007 dengan genre Neo Soul.

Selain digunakan di Borderlands 2, Short Change Hero juga ada di trailernya Batman: Arkham City dan TV Serial Suits.

03 Dec 2015
12141998_552559428229923_1846756801_n

Playlist Kamis : Supermassive

Supermassive. Band dari California Utara. Album barunya, major major, berisi 12 track yang enak di telinga. Satu lagu yang membuat gue suka dengan album ini adalah sittin here. Temponya pas buat mencegah kantuk sembari ngoding.

Lagu ini pertama gue denger dari video Strormtrooper mainan Longboard.

Info lebih detail tentang band ini dan 11 lagu lainnya bisa dibuka di supermassiveandfriends.com.

01 Dec 2015

Mendadak Liburan

Mendadak Liburan ~ #waterpark #garut

Video kiriman Afief Yona Ramadhana (@afynr) pada

Kelamaan merancang liburan biasanya justru membuat liburanya batal. Jadi, paling aman adalah siapkan tabungan, lalu pergi liburan saat diinginkan.

12 Nov 2015
ezgif-4031835661

Ionic Side Menu dan Dokumentasi

Satu hal yang membosankan ketika ada teknologi baru yang belum dipelajari adalah membaca dokumentasi. Banyak programmer nemu masalah dan berakhir di stackoverflowPadahal jawaban dari pertanyaan yang ada ujung-ujungnya juga kembali ke dokumentasi.

Salah satunya Ionic Side Menu. Berjuang membuat ukuran lebar side menu yang dapat dikostum dengan membuat javascript sendiri untuk override fungsi di ionic. Tapi ternyata fungsi untuk mengubah ukuran dapat dilakukan dengan satu baris tambahan perintah, width.

Lesson Learned : Baca Dokumentasi

07 Nov 2015
11931165_479986892180432_1217381571_n

Hadapi dengan tegar, atau menyerah pada kegelapan

Rabu lalu gue tumbang. Pulang pergi Bandung – Padalarang tiap hari ditambah load kerjaan cukup banyak membuat gue harus istirahat total di Hari Kamis. Dan Alhamdulillah, Jumat gue udah fit kembali dan siap untuk menerjang jalanan menuju Dayeuhkolot demi GDGPrime.

Namun, alam semesta punya cerita lain. Diturunkan hujan di hari ini, anugrah tiada tara. Hujan yang ditunggu sejak lama meskipun membuat gue terhambat lalu batal hadir ke acara. Dan sore ini pun tetap mengantar sang nona mengajar.

Baru genap sehari bugar, sudah siap menerjang hujan. Kini semua terserah gue. Hadapi dengan senyuman tegar, atau menyerah dan mengutuki kegelapan.
ヾ(⌐■_■)ノ Kini, saatnya jemput istri.