Jadi Fasilitator di Indonesia Android Kejar

Google melalui Google Developers akhir tahun ini mengadakan Google Indonesia Android Kejar (page). Sebagai sarjana kurang ngajar dan developer yang pertengahan Oktober lalu sudah tidak di Inmotion lagi, gue gabung sebagai fasilitator.

Ini jadi pengalaman baru dan berbeda setelah sekian lama gak berada di depan kelas. Kalau di kesempatan lain diundang untuk mengisi workshop dengan kelas yang sudah disediakan, peserta yang jumlahnya sudah fix, dan amplop (ehem) yang jumlah isinya belum pasti namun bisa dipastikan ada isinya. Disini, setiap fasilitator mencari dan mengkoordinasi tempat untuk offline study group, menghubungi peserta untuk join di group whatsapp dan standby dengan problem mereka, serta sedari awal disebutkan rewardnya tidak disebutkan dalam mata uang.

Namun apa yang gue dapet disini jelas gak bisa dibandingkan dengan menjadi fasilitator di tempat lain pada tahun-tahun sebelumnya. Di program ini, gue yang lebih banyak bersentuhan dengan teknologi web, mau gak mau harus belajar Android Studio dengan java-nya yang amat kental. Dengan begitu, motifasi gue sejak tahun 2011 belajar development native android sedikit dipaksakan dan itu bener-bener berhasil bikin gue fasih dan pede untuk lebih dalem di development native android.

Sebelumnya, gue lebih banyak membuat dan mempublish aplikasi mobile dengan Ionic Framework ke playstore. Hanya ada satu aplikasi yang gue develop dengan Android Studio, aplikasi untuk event Google MakeTimeFly (contoh hasilnya) yang di develop selama dua minggu. Sebenernya gue cukup puas dengan aplikasi itu, namun karna waktu development yang cukup singkat, gak banyak konsep dasar yang gue pelajari.


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.